Dracula Technologies Ubah Cahaya Menjadi Energi dengan Sel Surya Unik

Oleh Denie Kristiadi | Published 21-06-2021

DAFTAR ISI ARTIKEL

Perangkat Internet of Things berkembang pesat, membuat tugas sehari-hari lebih nyaman bagi banyak orang — tetapi ada konsekuensinya. PBB memperkirakan jumlah e-waste secara global mencapai 52,2 juta metrik ton tahun ini, dan sebagian besar adalah baterai mati.

CATATAN PENTING

      • Keuntungan besar dari pencetakan inkjet sebagai teknologi digital adalah kebebasan bentuk dan desain, modul organik area yang luas dengan bentuk artistik yang berbeda.
      • Modul fotovoltaik dari Dracula Technologies menyerap energi dari cahaya, baik dari matahari atau lampu dan dapat digunakan untuk mengoperasikan perangkat dalam ruangan berenergi rendah

Sel OPV Menyerap Cahaya Alami

Dracula Technologies, perusahaan rintisan Prancis yang saat ini mengadakan pameran secara virtual di Computex, ingin membantu dengan teknologi fotovoltaik organik (OPV, atau sel surya organik) yang dicetak dengan inkjet. Disebut LAYER (atau Light As Your Energetic Response), modul OPV dari Dracula Technologies bekerja di dalam ruangan dengan cahaya ambient alami atau buatan, dan dapat digunakan untuk memberi daya pada perangkat indoor dengan konsumsi rendah. 

Karena dicetak dan tidak terbuat dari silikon, bentuk modul OPV lebih dapat disesuaikan dan, tidak seperti banyak baterai, modul ini tidak menggunakan bahan baku langka atau logam berat. Sebaliknya, modul dibuat dari bahan berbasis karbon.

Selain lebih baik untuk lingkungan, LAYER juga lebih ekonomis — Dracula mengklaim dapat mengurangi total biaya kepemilikan hingga empat kali lipat dibandingkan dengan baterai.

Modul Surya Masa Depan

Dracula Technologies saat ini bekerja dengan produsen, termasuk kemitraan dengan perusahaan semikonduktor Jepang Renesas Electronics dan AND Technology Research (ANDtr) untuk membuat perangkat IoT tanpa baterai yang dapat mengirim pesan melalui BLE (Bluetooth Low Energy) ke aplikasi seluler.

Dracula Technologies didirikan pada tahun 2011, setelah sebuah proyek bekerja sama dengan CEA (Commissariat l'énergie atomique et aux énergies alternative, atau French Alternative Energies and Atomic Energy Commission), sebuah organisasi penelitian publik. Chief executive officer Brice Cruchon melihat potensi komersial teknologi dan setelah enam tahun penelitian dan pengembangan, LAYER diluncurkan melalui program Hello Tomorrow untuk startup teknologi.

Produksi dalam Waktu Dekat

Sejauh ini, Dracula Technologies telah mengumpulkan total 4,4 juta euro (sekitar $5,4 juta USD), termasuk 2 juta euro pada tahun 2016 dari investor untuk jalur percontohan, dan 2,4 juta euro yang dikumpulkan tahun lalu dari MGI Digital dan ISRA Cards, yang digunakan Dracula Technologies untuk meningkatkan produksi modul fotovoltaiknya selama tahap pra-industrialisasi. Perusahaan berencana untuk pindah ke fase industri pada 2024, dengan tujuan menghasilkan jutaan modul per tahun.

MGI Digital, perusahaan teknologi percetakan dan finishing digital, dan ISRA Cards, yang membuat kartu elektronik bernilai tinggi (seperti lisensi atau kartu hadiah dan loyalitas), adalah mitra industri Dracula Technologies. Ini juga merupakan bagian dari Solusi #1000 Solar Impulse Foundation, panduan solusi energi hijau yang dapat diimplementasikan dalam skala besar.



Kategori

Edukasi

Berita Terkini