Valve Regulated Lead Acid (VRLA)

Apa Itu Valve Regulated Lead Acid (VRLA)?

Valve Regulated Lead Acid (VRLA) atau dalam Bahasa Indonesia Asam Timbal yang Diatur Katup, adalah jenis baterai yang dapat di isi ulang. VRLA juga umumnya dikenal sebagai baterai tertutup atau baterai bebas perawatan.

CATATAN PENTING

      • VRLA adalah desain baterai yang paling populer karena elektrolitnya tertutup, mencegahnya tumpah bahkan ketika casingnya bocor.
      • Baterai VRLA dianggap "bebas perawatan" dan tidak memerlukan penambahan elektrolit atau air.

Baterai VRLA terbuat dari sejumlah sel asam timbal yang dihubungkan secara seri dalam satu wadah. Sel asam timbal memiliki dua pelat timbal yang digantung dalam larutan elektrolit seperti cairan asam sulfat.

Cara Kerja Baterai VRLA

Saat digunakan, baterai menghasilkan daya dengan mengurangi pelat timbal, mengubahnya menjadi timbal-sulfur-oksida. Proses ini dibalik setelah baterai diisi – yang berarti timbal-sulfur-oksida dipecah mengubahnya menjadi timbal murni dan asam sulfat. Karena proses kebalikan ini tidak sempurna, gas hidrogen dilepaskan sebelum benar-benar dapat bercampur dengan air di dalam wadah baterai. Untuk mencegah pembentukan gas hidrogen (yang dapat menyebabkan baterai meledak), ventilasi digunakan untuk mengurangi tekanan.

Untuk menghindari masalah ini, baterai asam timbal yang diatur katup (VRLA) mencegah pergerakan elektrolit di dalam wadah, menjebak hidrogen di dekat pelat, membuatnya siap untuk digabungkan kembali saat baterai diisi ulang. Konstruksi ini mengurangi kehilangan air selama siklus pengosongan/pengisian ulang, sehingga membuat baterai bebas perawatan (tidak perlu menambahkan air) dan baterai dapat disegel. Karena itu, kita dapat menggunakan baterai jenis ini dalam posisi/orientasi apa pun yang kita suka tanpa takut tumpah.

Saat pengisian dilakukan, dua hal mungkin terjadi: 1. elektrolit dapat mendidih dan menghasilkan terlalu banyak tekanan dan/atau 2. pembentukan gas mungkin terlalu cepat untuk rekombinasi dengan air. Untuk mengatur kejadian ini, katup pop-off satu arah dimasukkan ke dalam badan baterai yang hanya terbuka saat tekanan meningkat. Immobilizer yang digunakan dalam baterai ini memastikan tidak akan ada tumpahan atau kebocoran cairan di dalamnya.

Ada dua jenis Baterai VRLA: Gel Cell dan Absorbed Glass Mat (AGM).

Baterai Gel Cell

Seperti namanya, Baterai Gel Cell memiliki elektrolit seperti jeli yang tidak bergerak di mana asam sulfat dicampur dengan silika berasap (pirogenik) yang digunakan sebagai zat pengental. Karena elektrolit seperti gel yang tidak bergerak ini, Gel Cell dapat dipasang di posisi apa pun, menunjukkan ketahanan yang lebih besar terhadap suhu ekstrem, dan tahan guncangan dan getaran. Baterai Gel Cell terutama digunakan di kursi roda listrik, kendaraan tertentu, generator, dan banyak lagi.

Baterai Absorbed Glass Mat (AGM)

Dalam jenis baterai ini, asam diserap dan diimobilisasi oleh tikar fiberglass yang sangat tipis di antara pelat. Konstruksi ini membuat asam tersedia untuk pelat dan memungkinkan reaksi cepat antara asam dan bahan pelat. Pelat dalam Baterai AGM dapat berbentuk apa saja sehingga membuat desainnya sangat fleksibel. Baterai AGM memiliki keunggulan hambatan listrik internal yang sangat rendah dan pergerakan asam yang lebih cepat antara serat dan pelat yang memungkinkan Baterai AGM memberi dan menerima tingkat arus listrik yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan baterai tertutup lainnya selama siklus pengisian/pengisian.

Baterai AGM adalah pilihan sempurna untuk sepeda motor dan ATV. AGM siklus-dalam juga biasa digunakan dalam instalasi tenaga surya dan tenaga angin di luar jaringan sebagai bank penyimpanan energi.