AC
Dalam ilmu teknik elektro, pada dasarnya ada dua jenis sumber tegangan atau arus (Energi Listrik) yang menentukan jenis rangkaian dan mereka adalah; Alternating Current (AC) dan Direct Current (DC). Istilah AC (Alternating Aurrent) atau disebut pula arus bolak-balik dalam kelistrikan yaitu aliran muatan listrik yang bolak-balik secara periodik. Katakanlah dimulai dari angka nol, tumbuh hingga maksimum, berkurang menjadi nol lagi, dan balik lagi mencapai nilai maksimum dalam arah yang berlawanan, kembali lagi ke nilai aslinya, dan terus menerus mengulangi siklus ini tanpa batas. AC atau arus bolak-balik dapat berbalik arah 50 atau 60 kali per detik tergantung pada frekuensi suplai dan didefinisikan sebagai arus yang mengubah besar dan polaritasnya pada interval waktu yang teratur atau bisa diartikan sebagai arus listrik yang berulang kali berubah seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
Dari grafik, kita dapat melihat bahwa partikel bermuatan di AC cenderung mulai bergerak dari nol. Ini meningkat ke maksimum dan kemudian menurun kembali ke nol menyelesaikan satu siklus positif. Partikel kemudian membalikkan arahnya dan mencapai maksimum dalam arah yang berlawanan setelah AC kembali ke nilai semula menyelesaikan siklus negatif. Siklus yang sama berulang lagi dan lagi.
Selang waktu antara pencapaian nilai tertentu pada dua siklus yang berurutan disebut periode, jumlah siklus atau periode per detik adalah frekuensi, dan nilai maksimum di kedua arah adalah amplitudo arus bolak-balik. Frekuensi rendah, seperti 50 dan 60 siklus per detik (hertz), digunakan untuk daya domestik dan komersial, tetapi arus bolak-balik frekuensi sekitar 100.000.000 siklus per detik (100 megahertz) digunakan di televisi dan beberapa ribu megahertz di radar atau komunikasi gelombang mikro. Telepon seluler beroperasi pada frekuensi sekitar 1.000 megahertz (1 gigahertz). Selain itu, arus bolak-balik juga mudah diubah dari level tegangan yang lebih tinggi ke level tegangan yang lebih rendah.
Produksi Arus Bolak-balik (AC)
Arus bolak-balik dapat dihasilkan dengan menggunakan perangkat yang dikenal sebagai alternator. Namun, arus bolak-balik juga dapat dihasilkan dengan metode yang berbeda tergantung rangkaian listrik yang digunakan. Salah satu cara paling umum atau sederhana untuk menghasilkan AC adalah dengan menggunakan generator AC koil tunggal dasar yang terdiri dari magnet dua kutub dan satu loop kawat berbentuk persegi panjang. Dalam pengaturan ini, generator AC mengikuti prinsip induksi elektromagnetik Faraday di mana ia mengubah energi mekanik menjadi energi list