Inductor
Dalam teknik kelistrikan banyak sekali alat-alat yang sangat diperlukan baik yang besar maupun kecil sehingga membentuk sebuah komponen elektronik yang dapat menghasilkan arus listrik. Diantara komponen tersebut adalah induktor. Induktor merupakan sebuah komponen elektronika pasif (kebanyakan berbentuk torus/cincin) yang menentang perubahan arus listrik secara tiba-tiba dan dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya, dalam satuan Henry dengan simbol listrik untuk sebuah induktor adalah L.
Biasanya induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan (aliran listrik yang terdapat pada lilitan kawat) lilitan membantu membuat medan magnet yang kuat di dalam kumparan dikarenakan hukum induksi Faraday. Ketika arus yang mengalir melalui kumparan berubah, medan magnet yang berubah terhadap waktu menginduksi gaya gerak listrik (ggl) (tegangan) dalam konduktor, dijelaskan oleh hukum induksi Faraday. Menurut hukum Lenz, tegangan induksi memiliki polaritas (arah) yang menentang perubahan arus yang menciptakannya. Akibatnya, induktor menentang setiap perubahan arus yang melaluinya.
Untuk apa induktor digunakan?
Induktor digunakan untuk memperlambat adanya lonjakan arus listrik dengan menyimpan sementara energi di medan elektro-magnetik pada beberapa pencatu daya moda sakelar dan kemudian melepaskannya kembali ke sirkuit selama waktu tertentu dan dikuran pada sisa siklus. Induktor berpasangan dengan kondensator dan komponen lain membentuk sirkuit tertala. Penggunaan induktor bervariasi dari penggunaan induktor besar pada pencatu daya untuk menghilangkan dengung pencatu daya, hingga induktor kecil yang terpasang pada kabel untuk mencegah interferensi frekuensi radio untuk dprd melalui kabel. Kombinasi induktor-kondensator menjadi rangkaian tala dalam pemancar dan penerima radio. Dua induktor atau lebih yang terkopel secara magnetik membentuk transformator.
Induktor juga digunakan dalam sistem transmisi listrik, yang digunakan untuk menghilangkan paku-paku tegangan yang berasal dari petir, dan juga membatasi arus pensakelaran dan kesalahan arus. Dalam bidang ini, indukutor sering disebut dengan reaktor.
Bagaimana induktor terpasang pada papan sirkuit?
Pada Surface Mount, induktor ditempatkan di atas papan sirkuit tercetak (PCB) pada bantalan dengan pasta solder, dan kemudian disolder kembali. Induktor lubang tembus/through-hole (TH) dipasang ke bagian atas PCB dengan kabel diumpankan melalui lubang di papan, dan kemudian disolder di bagian belakang.