Inverter

Kini teknologi terus dikembangkan agar tercipta sesuai kebutuhan manusia dan tentunya tak lepas dari peran penting dari rangkaian elektronik itu sendiri. Misalnya AC yang disematkan sistem inverter, pasar mobil listrik dengan inverter hybrid bahkan pemasangan sistem tenaga surya dan masih banyak lagi. Namun apa sih sebenarnya inverter itu sendiri dan apa fungsinya?

 

Inverter adalah komponen yang paling kompleks dengan fungsi paling penting dari sistem tenaga listrik independen (mandiri). Sistem ini sendiri merupakan sistem tenaga listrik yang lepas dari jaringan utilitas listrik atau untuk bekerja sebagai catu daya cadangan dari baterai yang diisi secara terpisah. Umumnya fungsi inverter dapat mengubah atau mengkonversi tegangan searah (DC) menjadi tegangan bolak-balik (AC).

 

  

 

 

Jika melihat dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa inverter ini adalah kebalikan dari converter atau yang lebih sering disebut sebagai adaptor. Saat ini, ada beberapa jenis inverter berdasarkan kegunaannya. Ada inverter push-pull yang hanya bisa menghasilkan tegangan AC. Ada pula inverter yang bisa menghasilkan tegangan sinus murni tanpa melalui harmonisasi. Fungsi lain dari inverter ini adalah untuk mengatur serta membuat stabil tegangan pada output listrik yang dihasilkannya.

 

Cara Kerja Inverter DC to AC

 

Rangkaian elektronika ini bekerja untuk mengubah input motor tenaga listrik AC yang kemudian diubah menjadi tegangan listrik DC lalu dipecah lagi menjadi AC serta frekuensi. Dengan begitu, motor listrik yang digunakan bisa dikontrol sesuai kecepatan yang diinginkan.