Kesalahpahaman Umum Tentang Panel Surya
Oleh Denie Kristiadi | Published 19-10-2021 DAFTAR ISI ARTIKEL Penggunaan energi terbarukan untuk perumahan dan komersial, terutama tenaga surya, perlahan tapi pasti terus meningkat. Terlepas dari tren positif ini, masih banyak kesalahpahaman seputar tenaga surya. Pada artikel ini, kami akan menyanggah mitos umum tentang energi matahari untuk membantu pemilik rumah melakukan transisi. CATATAN PENTING 1. Memasang Panel Surya Akan Merusak Atap Wajar untuk khawatir tentang apakah pemasangan panel surya dan produk itu sendiri dapat merusak atap Anda. Namun, jika panel dipasang sesuai pedoman pabrikan, panel tersebut tidak akan menyebabkan kerusakan. Jika atap Anda rusak, perlu diganti atau dalam beberapa tahun akhir masa pakainya, menambahkan sistem panel surya tidak disarankan. Anda harus memperbaiki atau mengganti atap terlebih dahulu, atau mempertimbangkan sistem tenaga surya yang dipasang di permukaan tanah. 2. Panel Surya Hanya Bekerja di Hari yang Cerah Panel surya modern lebih efisien dari sebelumnya, dan hari yang mendung tidak akan mencegahnya menghasilkan listrik. Memang produksi energi turun sedikit dalam kondisi mendung. Sel PV di panel surya memungkinkan partikel cahaya masuk, sehingga melepaskan elektron dari atom dan menghasilkan aliran listrik. Mengingat ia memanfaatkan energi matahari, wajar untuk bertanya-tanya seperti apa lingkungan yang dibutuhkan panel surya. Sebenarnya, panel surya bekerja di semua jenis iklim karena jumlah sinar matahari yang penting, bukan panas yang dihasilkannya. Namun, itu juga berarti hari yang lebih pendek dan berawan akan memengaruhi jumlah energi yang dapat dikumpulkan oleh panel surya. Penurunan energi matahari inilah yang dimanfaatkan baterai surya, karena baterai menyimpan tenaga surya untuk digunakan nanti. 3. Panel Surya Mahal dan Tidak Ekonomis Selain upaya untuk meningkatkan energi terbarukan, tenaga surya juga dikenal sebagai solusi menghemat biaya, terutama untuk rumah tangga. Namun, tidak dapat disangkal bahwa instalasi awal dapat memakan biaya. Sebaiknya pikirkan penambahan panel surya sebagai investasi rumah. Dengan demikian, ini adalah proyek yang perlu dianggarkan dengan tepat untuk menghitung pengembalian jangka panjang, sesuatu yang gagal dilakukan oleh banyak pemilik rumah. "Jelek" adalah istilah subjektif dan selalu begitu. Namun, jelek bukan kata yang biasa kita dengar dari pelanggan dalam menggambarkan panel yang dipasang. Panel modern ramping, namun tidak mencolok, dengan tampilan yang dapat menambahkan getaran ultramodern ke rumah. Panel modern sangat tangguh dan tahan lama, dengan komponen pembangkit listrik terlindung di bawah kaca tebal kelas industri. Panel dirancang untuk menahan dampak hujan es dengan diameter hingga satu inci dan kondisi cuaca buruk lainnya. Produk-produk ini dibangun untuk bertahan selama beberapa dekade. 6. Rumah Sulit Laku Jika Pasang Panel Surya Instalasi surya, jika dilakukan dengan ahlinya, tidak akan menyebabkan kerusakan atap. Dan jika Anda memang harus menjual properti Anda, Anda bahkan mungkin dapat menegosiasikan harga yang lebih tinggi karenanya. Panel surya modern tidak hanya menambah tampilan bersih, tetapi juga membantu menurunkan dan mengontrol biaya energi sambil menawarkan potongan harga dan kredit hemat uang untuk pemilik rumah. Semua ini menambah nilai rumah dan waktu penjualan yang singkat. 7. Panel Surya Membutuhkan Banyak Perawatan Panel surya modern kokoh, tahan lama, dan dapat dirawat dengan mudah, hanya membutuhkan pembersihan ringan dengan air untuk menghilangkan debu atau kotoran yang mungkin menumpuk. 8. Panel Surya Tidak Bekerja di Cuaca Dingin Menariknya, kebalikannya berlaku untuk kesalahpahaman ini: Panel surya bekerja sangat baik dalam cuaca yang lebih dingin. Penting untuk diingat bahwa panel menghasilkan listrik melalui sinar matahari, bukan panas. Selama ada banyak sinar matahari, suhu yang lebih dingin meningkatkan efisiensi transmisi arus melalui kabel listrik, meningkatkan output panel. 9. Tenaga Surya Masih Bisa Digunakan Selama Pemadaman Listrik Dengan menggunakan baterai, Anda akan memiliki beberapa bentuk cadangan daya selama pemadaman listrik berlangsung. Namun, memprioritaskan peralatan apa yang akan digunakan adalah kuncinya, karena baterai yang saat ini beredar di pasaran hanya dapat menyediakan cadangan sekitar 10-15 jam.


