Cara Membaca Spesifikasi Panel Surya

 

Sticker yang menempel dibelakang panel surya memberikan informasi berharga tentang parameter pengoperasian panel surya, dan dapat membantu perancang, teknisi dan pemasang menentukan cara mengkonfigurasi sistem modul surya.

Sticker spesifikasi panel surya akan memberi tahu Anda tentang produksi daya listrik pada panel surya tersebut, termasuk efisiensinya dan cara kerjanya dengan suhu yang berubah, serta informasi mekanis seperti dimensi dan beban angin.

Kondisi Uji Standar atau Standard Test Condition (STC)

Supaya perbandingan antar panel surya yang berbeda dimungkinkan, kinerja semua panel surya ditentukan melalui serangkaian ujicoba dengan berbagai macam kondisi yang disebut Kondisi Uji Standar atau Standard Test Condition (suhu sel 25°C dan radiasi 1000W/m2 dengan massa udara 1,5[AM1.5] spektrum). Kondisi ini sangat tidak mungkin terjadi dalam kehidupan nyata.


Suhu Sel dalam Kinerja Normal atau Normal Operating Cell Temperature (NOCT)

NOCT memberikan peringkat daya yang lebih rendah dari spesifikasi sebenarnya tetapi lebih realistis. Jadi, alih-alih mencantumkan rating 1000W/m2, NOCT menggunakan rating 800W/m2, mendekati kondisi hari yang cukup cerah dengan awan yang tersebar. Kondisi ini menggambarkan suhu udara 20°C, bukan suhu sel surya, dan memperhitungkan kecepatan angin 1m/s yang mendinginkan bagian belakang panel surya yang dipasang miring. Rating ini berlaku untuk panel konvensional berbingkai kaca atau aluminium yang dipasang miring diatap atau diatas tanah, tidak berlaku untuk panel surya yang diletakkan secara horizontal karena akan lebih panas ketika diterpa sinar matahari.

Spesifikasi Output 

Tegangan Sirkuit Terbuka atau Open-circuit Voltage (Voc)

Tegangan sirkuit terbuka atau Open-circuit voltage (Voc) adalah tegangan maksimum yang dapat dihasilkan panel surya tanpa beban (load). Voc diukur menggunakan multimeter melalui kabel yang terpasang ke panel surya. Jika dua atau lebih panel surya disambungkan secara seri maka akan menjadi Voc panel 1 + Voc panel 2, dan seterusnya. Tegangan paling tinggi umumnya terjadi pada pertengahan pagi karena matahari terbit dengan cepat dan suhu panel surya masih cukup rendah. Nilai Voc + tidak boleh melebihi tegangan yang diizinkan oleh solar charge controller (SCC). Beberapa solar charge controller (SCC) akan otomatis mati jika tegangan yang diterima melampaui batas, tetapi ada juga yang terus beroperasi dengan resiko masa pakai lebih pendek dan dapat mengakibatkan kerusakan.


Arus Hubung Singkat atau Short-circuit Current (Isc)

Short-circuit current adalah arus yang mengalir keluar dari panel ketika kabel positif dan negatif disambungkan bersamaan. Arus dapat diukur dengan melewatkan tegangan menggunakan multimeter yang dikonfigurasi untuk mengukur amp (pengukuran ini tidak merusak panel surya, tetapi harus hati-hati untuk menghindari terjadinya percikan api). Isc + 20% direkomendasikan untuk menentukan kapasitas penanganan arus yang diperlukan dari solar charge controller (SCC) yang kompatibel dan merupakan arus tertinggi yang akan dihasilkan panel surya dalam kondisi pengujian standar. 


Tegangan pada Daya Maksimum atau Voltage at Maximum Power (Vmp)

Tegangan pada daya maksimum (Vmp) adalah tegangan saat keluaran daya paling besar. Vmp adalah tegangan sebenarnya yang ingin Anda lihat ketika terhubung ke pengontrol MPPT dalam kondisi pengujian standar. Dalam praktiknya, Vmp yang sebenarnya hasilnya bervariasi selama satu hari tergantung kondisi, suhu, bayangan, debu dan kotoran yang menempel permukaan panel. Anda dapat mengukur tegangan ini dengan multimeter di terminal input surya yang terdapat di pengontrol MPPT selama mode pengisian massal (bulk-charge mode).

Arus pada Daya Maksimum atau Current at Maximum Power (Imp)

Imp adalah arus (amp) saat keluaran daya paling besar. Imp adalah arus listrik sebenarnya ketika terhubung ke pengontrol MPPT dalam kondisi pengujian standar pada mode pengisian massal. Arus aktual bervariasi bergantung seberapa bagus sinar yang menerpa panel surya. Perlu diperhatikan bahwa arus yang akan diterima pengontrol PWM sedikit lebih tinggi daripada nilai Imp dalam kondisi pengujian standar.

Titik Daya Maksimum atau Maximum Power Point (Pmax)

Pmax merupakan nilai maksimum dari keluaran daya panel surya, dimana kombinasi volt dan amp menghasilkan watt yang paling tinggi (volt x amp = watt). Pengontrol MPPT secara berkala mengukur tegangan panel surya dengan beban (load) yang bervariasi dan kemudian menyesuaikan input panel untuk menyeimbangkan volt dan amp agar memaksimalkan keluaran daya selama mode pengisian massal. Watt pada panel surya terdaftar sebagai Pmax, di mana Pmax = Vmp x Imp pada kondisi pengujian standar.