Cara Memilih Baterai untuk Sistem Energi Tenaga Surya
Ada spesifikasi tertentu yang harus Anda pertimbangkan saat mengevaluasi opsi baterai, seperti berapa lama baterai akan bertahan atau berapa banyak daya yang dapat disediakannya. Membandingkan Opsi Penyimpanan Tenaga Surya Saat mempertimbangkan opsi tenaga surya ditambah baterai, Anda akan menemukan banyak spesifikasi produk yang rumit. Yang paling penting untuk digunakan selama evaluasi adalah kapasitas baterai & peringkat daya, tingkat kedalaman pengosongan (Depth of Discharge - DoD), efisiensi round-trip, garansi, dan merek. Kapasitas & Daya Kapasitas adalah jumlah total listrik yang dapat disimpan oleh baterai surya, diukur dalam kilowatt-jam (kWh). Sebagian besar baterai tenaga surya di rumah dirancang untuk "dapat ditumpuk", yang berarti Anda dapat menyertakan beberapa baterai dengan sistem tenaga surya untuk mendapatkan kapasitas ekstra. Meskipun kapasitas memberi tahu Anda seberapa besar baterai, kapasitas tidak memberi tahu Anda berapa banyak listrik yang dapat disediakan baterai pada saat tertentu. Untuk mendapatkan gambaran lengkap, Anda juga perlu mempertimbangkan rating daya baterai. Dalam konteks baterai tenaga surya, peringkat daya listrik adalah jumlah listrik yang dapat dialirkan oleh baterai pada satu waktu. Itu diukur dalam kilowatt (kW). Baterai dengan kapasitas tinggi dan peringkat daya listrik rendah akan menghasilkan jumlah listrik yang rendah (cukup untuk menjalankan beberapa peralatan penting) untuk waktu yang lama. Baterai dengan kapasitas rendah dan peringkat daya listrik tinggi dapat menjalankan seluruh perangkat elektronik di rumah, tetapi hanya untuk beberapa jam. Depth of Discharge (DoD) Sebagian besar baterai tenaga surya perlu mempertahankan beberapa daya listrik setiap saat karena komposisi kimianya. Jika Anda menggunakan 100 persen dari daya baterai, masa pakainya akan dipersingkat secara signifikan. Tingkat kedalaman pengosongan (DoD) baterai mengacu pada jumlah kapasitas baterai yang telah digunakan. Sebagian besar pabrikan akan menentukan DoD maksimum untuk kinerja optimal. Misalnya, jika baterai 10 kWh memiliki DoD 90 persen, Anda tidak boleh menggunakan lebih dari 9 kWh baterai sebelum diisi ulang. Secara umum, DoD yang lebih tinggi berarti Anda akan dapat menggunakan lebih banyak kapasitas baterai. Efisiensi Round-trip Efisiensi bolak-balik (round-trip) baterai menunjukkan jumlah energi listrik yang dapat digunakan sebagai persentase dari jumlah energi listrik yang diperlukan untuk menyimpannya. Misalnya, jika Anda mengisi 5 kWh listrik ke dalam baterai dan hanya dapat memperoleh kembali 4 kWh listrik yang berguna, dikarenakan baterai tersebut memiliki efisiensi bolak-balik 80 persen (4 kWh / 5 kWh = 80%). Secara umum, efisiensi bolak-balik yang lebih tinggi berarti baterai Anda lebih efisien. Masa Pakai Baterai & Garansi Untuk sebagian besar penggunaan penyimpanan energi listrik rumah, baterai Anda akan "berputar" (mengisi dan menguras) setiap hari. Kemampuan baterai untuk menahan muatan secara bertahap akan berkurang dengan semakin sering Anda menggunakannya. Dengan cara ini, baterai surya seperti baterai di ponsel - Anda mengisi daya listrik ponsel Anda setiap malam untuk menggunakannya di siang hari, dan seiring bertambahnya usia ponsel, Anda mulai menyadari bahwa baterai tidak dapat menampung banyak daya listrik seperti saat masih baru. Misalnya, baterai mungkin bergaransi untuk 5.000 siklus atau 10 tahun dengan 70 persen dari kapasitas aslinya. Artinya, di akhir masa garansi, baterai akan kehilangan tidak lebih dari 30 persen kemampuan aslinya untuk menyimpan energi. Baterai tenaga surya memiliki garansi yang menjamin sejumlah siklus atau tahun masa kerja. Karena kinerja baterai menurun secara alami seiring waktu, sebagian besar produsen juga akan menjamin bahwa baterai mempertahankan sejumlah kapasitasnya selama masa garansi. Oleh karena itu, jawaban sederhana untuk pertanyaan "berapa lama baterai tenaga surya (solar) saya bertahan?" adalah tergantung pada merek baterai yang Anda beli dan berapa banyak kapasitas yang akan hilang seiring waktu. Merek Berbagai jenis pabrikan mengembangkan dan memproduksi produk baterai solar, dari perusahaan otomotif hingga perusahaan startup teknologi. Meskipun perusahaan otomotif besar yang memasuki pasar penyimpanan energi listrik kemungkinan besar memiliki sejarah panjang dalam pembuatan produk, mereka mungkin tidak menawarkan teknologi paling revolusioner. Sebaliknya, perusahaan startup teknologi mungkin memiliki teknologi berkinerja tinggi baru, tetapi tidak memiliki rekam jejak untuk membuktikan fungsi jangka panjang baterai. Apakah Anda memilih baterai yang diproduksi oleh startup mutakhir atau produsen dengan sejarah panjang bergantung pada prioritas Anda. Mengevaluasi jaminan yang terkait dengan setiap produk dapat memberi Anda panduan tambahan saat Anda membuat keputusan. Seberapa Awet Baterai? Ada dua cara untuk menjawab pertanyaan ini dan yang pertama adalah menentukan berapa lama baterai solar dapat memberi daya listrik pada rumah Anda. Dalam banyak kasus, baterai solar yang terisi penuh dapat menyalakan perangkat listrik di rumah semalaman ketika panel surya tidak menghasilkan energi. Untuk membuat kalkulasi yang lebih tepat, Anda perlu mengetahui beberapa variabel, termasuk berapa banyak energi listrik yang dikonsumsi rumah pada hari tertentu, berapa kapasitas dan tingkat daya untuk baterai solar Anda dan apakah Anda terhubung ke listrik jaringan atau tidak. Contoh sederhana, Anda akan menggunakan kira-kira 30 kilowatt-jam (kWh) energi listrik per hari dan baterai solar biasa dapat menghasilkan sekitar 10 kWh. Jadi jawaban yang sangat sederhana adalah, jika Anda membeli tiga baterai solar 10 kWh, Anda dapat menyalakan listrik di rumah sepanjang hari hanya dengan dukungan baterai. Tapi kenyataannya lebih rumit dari itu. Anda juga akan menghasilkan daya listrik dengan sistem panel surya Anda pada siang hari yang akan menawarkan daya listrik yang kuat selama 4-5 jam sehari selama jam puncak sinar matahari. Di sisi lain, sebagian besar baterai tidak dapat bekerja pada kapasitas maksimum dan umumnya mencapai puncak pada 90% DoD (seperti dijelaskan di atas). Akibatnya, baterai 10 kWh Anda kemungkinan memiliki kapasitas yang berguna sebesar 9 kWh. Pada akhirnya, jika Anda memasangkan baterai dengan susunan panel surya, satu atau dua baterai dapat memberikan daya yang cukup pada malam hari saat panel surya Anda tidak berproduksi. Namun, tanpa energi tenaga surya, Anda mungkin memerlukan 3 baterai atau lebih untuk memberi daya listrik pada seluruh rumah Anda selama 24 jam. Selain itu, jika Anda menggunakan baterai untuk memutuskan sambungan dari jaringan listrik (off-grid), Anda harus menggunakan baterai cadangan selama beberapa hari untuk memperhitungkan hari-hari di mana mungkin kondisi cuaca mendung atau hujan. Umur Baterai Kisaran umum untuk masa pakai baterai solar adalah antara 5 dan 15 tahun. Jika Anda memasang baterai solar hari ini, Anda mungkin perlu menggantinya setidaknya sekali agar sesuai dengan umur sistem modul surya Anda selama 25 hingga 30 tahun. Namun, seiring dengan meningkatnya masa pakai panel surya secara signifikan dalam dekade terakhir, teknologi baterai solar diharapkan akan mengikuti seiring dengan pertumbuhan pasar solusi penyimpanan energi. Perawatan yang tepat juga dapat berdampak signifikan pada masa pakai baterai. Baterai solar sangat dipengaruhi oleh suhu, jadi melindungi baterai dari suhu beku atau panas dapat meningkatkan masa pakainya. Ketika suhu baterai solar turun di bawah -1°C, baterai akan membutuhkan lebih banyak tegangan untuk mencapai pengisian maksimum; bila baterai yang sama naik di atas ambang batas 32°C, baterai akan menjadi terlalu panas dan memerlukan pengurangan daya listrik. Untuk mengatasi masalah ini, banyak produsen baterai solar terkemuka menyediakan moderasi suhu sebagai fiturnya. Namun, jika baterai solar yang Anda beli tidak dapat digunakan, Anda perlu mempertimbangkan solusi lain seperti penutup yang terhubung ke tanah (bumi). Perawatan yang baik juga mempengaruhi berapa lama baterai solar akan bertahan.


